Welcome to Delicate template
Header
Just another WordPress site
Header

Apa kasus penggunaan crypto terbaik? Jawaban komunitas

November 30th, 2022 | Posted by Admin in Uncategorized

Sementara ketakutan mengelilingi pasar crypto karena seberapa besar proyek dan perusahaan mengajukan kebangkrutan satu demi satu, anggota komunitas terus mengingatkan dunia tentang kasus penggunaan terbaik untuk cryptocurrency.

Di Twitter, tim sosial Cointelegraph meminta komunitas untuk membagikan perspektif mereka tentang kasus penggunaan crypto terbaik. Dari pembayaran dan hak asuh sendiri hingga transparansi dan investasi, anggota komunitas memberikan berbagai tanggapan.
Apa kasus penggunaan terbaik dari crypto?
— Cointelegraph (@Cointelegraph) 29 November 2022
Satu anggota komunitas menyoroti penggunaan stablecoin seperti Tether ( USDT) sebagai metode pembayaran sambil menunjukkan bahwa kripto lain dapat digunakan sebagai alat investasi. Di sisi lain, tanggapan lain memunculkan transparansi yang dibawa oleh crypto. Selain itu, salah satu jawaban juga mengangkat konsep tabungan, pembelanjaan, dan hak asuh sendiri, yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan sejak runtuhnya FTX.

Sementara itu, jawaban lain menulis kasus penggunaan terbaik masih bagaimana crypto menyediakan mekanisme transaksi peer-to-peer terdesentralisasi yang menghilangkan perantara seperti bank dan memungkinkan bankless memiliki akses ke instrumen keuangan.

Bertentangan dengan beberapa jawaban, seorang anggota komunitas menjawab bahwa ruang crypto harus menargetkan utilitas sehari-hari. Menurut pengguna Twitter, keuangan terdesentralisasi (DeFi), token nonfungible (NFT), dan perdagangan mungkin tidak memajukan adopsi crypto ke seluruh dunia. Anggota komunitas menunjukkan bahwa sudah saatnya ekosistem crypto meningkatkan utilitasnya.

Terkait: Akankah Ethereum melampaui Bitcoin? Jawaban komunitas Crypto

Pengguna Twitter lainnya menggemakan sentimen sebelumnya dengan menyoroti bahwa pembayaran masih tetap menjadi kasus penggunaan terbaik crypto. Anggota komunitas juga menunjukkan kemungkinan penerapan Dogecoin (DOGE) di Twitter sebagai alat pembayaran dalam platform sosial.

Di tengah penurunan pasar crypto, banyak anggota komunitas percaya bahwa Bitcoin dan crypto akan tetap ada. Beberapa berpendapat bahwa krisis FTX saat ini hanyalah peristiwa angsa hitam, sementara yang lain menegaskan kembali keyakinan abadi mereka pada crypto.

Artikel ini disadur dari cointelegraph.com sebagai kliping berita saja. Trading dan Investasi Crypto adalah hal yang beresiko, silakan baca himbauan BAPPEBTI, OJK, Kementrian Keuangan dan Bank Indonesia. Kami bukan pakar keuangan, pakar blockchain, ataupun pakar trading. Kerugian dan kealpaan karena penyalahgunaan artikel ini, adalah tanggungjawab anda sendiri.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 Both comments and pings are currently closed.

Skip to toolbar